Sabtu, 26 Maret 2016

Mengapa Kucing Menoleh Waktu Kita Panggil "PUSS"


Mengapa Kucing Menoleh Waktu Kita Panggil Puss?

Dalam kehidupan keseharian pasti kita temukan banyak hewan di sekitar kita, dari mulai anjing, kucing, belalang, kupu-kupu, ular, tawon, lebah, nyamuk, serta lalat. Diantara hewan yang sudah dijelaskan, mungkin saja yang paling familiar serta akrab dengan manusia yaitu anjing serta kucing. Anjing serta kucing, menurut saya yaitu hewan yang paling banyak terima perhatian dari kita, manusia.

Anjing serta kucing sangatlah popular untuk jadikan hewan peliharaan, baik itu dirumah atau sebatas pelihara dengan berikan mereka makan. Mereka yang pasti sangatlah suka bila diberikan makan, lantaran mereka tak perlu susah-susah mencari makan kesana ke mari dengan perut lapar. Mereka cuma butuh menggonggong atau mengeong juga sebagai sinyal mereka lapar serta mengharapkan di beri makan.

Nada " pus " = makan?
Pertanyaan perihal kucing, mengapa kucing akan tiba bila di panggil " pus "? Serta, mengapa kebanyakan orang memanggil kucing dengan panggilan " pus "? Tambah baik ke pertanyaan yang ke-2 terlebih dulu.

Umumnya orang bakal memanggil kucing dengan panggilan " pus " lantaran singkat, padat, serta terang. Tetapi, kucing tersebut tidak paham bahwa dianya diberi nama pus atau apa.

Kucing yang mulai sejak lahir hingga dewasa tak di panggil " pus " akan tidak mendatangi yang memanggilnya " pus ". Umumnya, orang yang memanggil kucing dengan panggilan " pus " mempunyai maksud berikan makan. Dengan kebiasan orang yang memanggil " pus " terus-menerus saat berikan makan, jadi kucing bakal tahu bahwa nada 'pus' yaitu makan.

Makan yaitu kesenangan untuk kucing. Oleh karenanya, dengan memanggil 'pus' jadi kucing bakal terasa suka serta mengharapkan bakal realisasi dari rasa sukanya itu yakni makan. Jadi, kucing yang datang saat di panggil 'pus' itu yaitu rutinitas.

Andaikata kucing mulai sejak kecil hingga dewasa di panggil 'woi' saat akan makan, sangatlah besar kemungkinannya kucing akan tiba saat di panggil 'woi' walau tak ada makanan.

Tak heran, bila ada kucing rumahan yg tidak menengok atau datang bila di panggil dengan namanya, lantaran kucing itu umum diberikan makanan demikian saja tidak ada nada, perintah, atau komando spesial seperti 'pus'.

Oleh karenanya, untuk yang mau kucingnya datang saat di panggil namanya, mesti dibiasakan memanggil namanya saat diberikan makan. Bila telah punya kebiasaan datang saat di panggil, jadi cobalah tanpa ada makanan. Bila kucing datang, jadi elus-eluslah dia agar dia terus terasa suka serta disayangi.

Jumat, 25 Maret 2016

Rahasia Dibalik Jari Anda

Kenapa Cincin pernikahan selalu ada di jari manis, kok bukan di jari lain…saya sebetulnya juga bingung tapi setelah baca suatu artikel, menarik juga untuk diperhatikan. Coba deh ikuti langkah berikut ini, kalian pasti takjub karena Tuhan benar-benar membuat keajaiban (ini berasal dari kutipan Cina):

1. Pertama, tunjukkan telapak tangan anda, jari tengah ditekuk ke dalam (lihat gambar).

2. Kemudian, 4 jari yang lain pertemukan ujungnya.

3. Permainan dimulai, 5 pasang jari tetapi hanya 1 pasang yang tidak terpisahkan.

4. Cobalah membuka ibu jari anda, ibu jari mewakili orang tua, ibu jari bisa dibuka karena semua manusia mengalami sakit dan mati. Dengan demikian orang tua kita akan meninggalkan kita suatu hari nanti.

5. Tutup kembali ibu jari anda, kemudian buka jari telunjuk anda, jari telunjuk mewakili kakak dan adik anda, mereka memiliki keluarga sendiri, sehingga mereka juga akan meninggalkan kita.

6. Sekarang tutup kembali jari telunjuk anda, buka jari kelingking, yang mewakili anak-anak. Cepat atau lambat anak-anak juga akan meninggalkan kita.

7. Selanjutnya, tutup jari kelingking anda, bukalah jari manis anda tempat dimana kita menaruh cincin perkawinan anda, anda akan heran karena jari tersebut tidak akan bisa dibuka. Karena jari manis mewakili suami dan istri, selama hidup anda dan pasangan anda akan terus melekat satu sama lain.

Nikah Beda Agama

Salam Penuh Cinta buat semua pasangan jiwa.

Panggil saja saya Mas Pram, artikel saya ini berdasarkan pengalaman nyata bersama istri yg saya cintai.

Pertanyaannya Bisa Ga sih Nikah tapi kami Beda Iman ?

11 Oktober 2015, saya menikah dengan Gitta Wulandari. Ups tapi bukan itu yg menjadi masalahnya, mari kita lihat 2 tahun sebelumnya.

Istri saya seorang muslim yang baik hati, dan saya seorang katolik.

kami berpacaran -+2 tahun, saat kami menikah kami kebingungan, bagaimana cara kami menikah.

Kalian pasti tahu hukum nikah di Indonesia ini masih tertutup untuk menikahkan 2 insan yg berbeda iman.

Buat yang beriman katolik itu bisa dilakukan, tanpa pasangan kalian pindah iman. cuma memang harus daftar jauh hari, karna perlu pengurusan dispensasi nikah yang bakal dibantu oleh pihak Gereja.

Emang ribet dikit sih, tapi sekarang kami sah sebagai sepasang suami istri dan tetap menghormati pilihan iman masing masing.

tapi sekarang kalian tidak perlu sepusing saya, karna saya mau berbagai petunjuknya.

Yang perlu kalian lakukan :
1. Laporan ke RT/RW (udah pasti deh diceramahi dulu) but its okay.

2. Lapor ke Gereja katolik terdekat, setidaknya 6 bulan sebelum rencana nikah kalian. karena pengurusan dispensasi nikah cukup memakan banyak waktu.

3. Siapin saksi dari pihak non katolik buat mempelai yang non katolik. Untuk di tanya persetujuan atas pernikahan kalian. (bisa saudara, teman, orang tua)

4. Lapor ke kelurahan setempat, biasanya ditolak. Tapi jangan kuatir, kamu cuma perlu ke Catatan Sipil untuk minta dicetakkan peraturan nikah beda iman.
kebanyakan kelurahan tidak tahu tentang peraturan itu, meskipun sudah sering di sosialisasikan.

5. Setelah mengikuti kelas pra nikah, artinya kalian siap di nikahkan. hehehe. biasanya kelas nikah itu lamanya 8 kali pertemuan, selama 2 - 3 bulan. Kalian bisa melakukan bersamaan dengan pengurusan dispensasi nikah, agar lebih menghemat waktu.

6. Siapkan hati kalian, time for wedding day. langsung setelah pernikahan gereja, bisa kalian lanjutkan ke catatan sipil dengan membawa surat nikah dari gereja. dan SAH lah kalian sebagai suami istri.

Begitu caranya, ribet tapi mudah. Tapi hanya di katolik saja yang sejauh ini bisa menikahkan kalian tanpa harus mengorbankan iman pasangan kalian.

Kita diberi anugrah berupa cinta kepada seseorang, perjuangkan itu.
Ayah ibuku pun pasangan yang menjalani ini lebih dari 35 tahun dan baru kematian yang membuat mereka terpisah.

Jika pernikahan itu telah terlaksana, tinggal bagaimana kita menjalaninya. Saling menghormati dan teruslah berusaha mencintai pasangan mu apapun keadaanya suatu saat nanti..

semoga artikel ini bisa membantu kalian yang sepenanggungan. hehehe.

Bagaimana pandangan masing-masing imanmu, renungkan itu.. tetapi
"Akan selalu ada jalan, ketika benar jika itu kehendak Allah"